Chef Marinka
BANDUNG.-Chef Marinka, siapa si yang gak kenal dengan juri Master Chef Indonesia yang satu ini? Cantik, dan menarik, membuat profil dan Biodata Chef Marinka, Juri Master Chef Indonesia yang satu ini begitu diminati. Berikut ini profil - biodata chef Marinka : Nama : Maria Irene Susanto Tempat / Tgl Lagir : Jakarta, 22 Maret 1980 ....
Baca
21 Desember 2016 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k
20 September 2016 | 10:49:00 WIB
Bagus Rangin akan Menjelma di Nyimas Rarasantang Cirebon
BANDUNG.-Tjaroeban Teater akan menggelar pementasan teater yang berjudul Bagus Rangin pada 23-25 September 2016di Gedung
21 Februari 2019 | 10:05:00 WIB
Perlu Kreasi Atraksi untuk Kendalikan Arus Kemacetan Wisatawan

BANDUNG.- Untuk mengecek kesiapan sebuah destinasi wisata apakah layak dikunjungi atau tidak, salah satunya bisa dilihat dari fasilitas umum, khususnya toilet atau WC. “Jika WC tidak bagus, apalagi berbau tidak sedap.. artinya tidak layak dikunjungi apalagi dipromosikan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar Deddy Taufik saat menerima pengurus Badan Promosi pariwisata Daerah (BPPD) Jabar di kantor Disparbud Jabar, Kamis (21/2) sore.

Ucapan Deddy Taufik  yang masih merangkap jabatan sebagai Kadishub Jabar itu mencerminkan penguasaan mendasar tentang pariwisata. Tingkat kebersihan WC, katanya, hanya merupakan salah satu dari 19 ukuran yang menjadi kebutuhan wisatawan  atau tingkat kepuasan wisatawan.

Bahkan ketika berbicara tentang kendala lainnya menyangkut infrastruktur dan kemacetan, Deddy  menyebut harus ada solusi, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Jangka penjang memang harus dibangun infrastruktur tambahan, baik jalan  layang, LRT dan sejenisnya, namun sangat tergantung pada anggaran. 

Salah satu solusi  jangka pendek bisa dengan mengatur jalur seperti halnya jalur se arah di Kawasan Puncak Bogor, pembatasan jenis kendaraan yang melintas di kawasan wisata dan banyak lagi cara, Bahkan salah satu yang akan dicoba adalah dengan mengkreasi atraksi di jalur yang sering macet.  Salah satu contoh yang diungkapkannya adalah jalur Bandung ke Soreang sudah lancar, tapi Soreang ke Kawah Putih sering macet di hari libur. “Saya berfikir kenapa tidak dikreasi atraksi di GOR Sabilulungan untuk  menahan arus dan menampung  arus wisatawan yang akan ke kawasan wisata Ciwidey. Dengan mengkreasi atraksi  banyak  yang akan mendapat manfaat,” katanya.

Deddy juga menyinggun sejumlah infrastruktur akan yang rampung dalam beberapa tahun seperti KA Cepat Bandung Jakarta, Tol Bogor Sukabumi,  Bandara di Sukabumi, jalan Tol ke Bandara Kertajati dan banyak lagi yang diharapkan bisa menunjang pengembangan pariwisata  di Jabar. “Kami ajak BPPD Jabar  untuk terus mencari solusi dari kendala kendala, untuk pengembangan pariwisata Jabar, “ tuturnya  sambil menyebut pertemuan serupa akan terus dikembangkan dengan berbagai stakeholder kepariwisataan lainnya, setelah sebelumnya dengan Asita Jabar  dan beberapa komunitas.

Dalam audiensi, Ketua BPPD Jabar Cecep Rukmana  yang  berkesempatan memaparkan sejumlah program yang sudah dan akan dilaksanakan, didampingi anggota board Maktal Hadiyat, Ina Herliana dan Uyun Achadiat.  Direktur Eksekutif BPPD Jabar Hilwan Saleh beserta staf. Kadisparbud Jabar Deddy Taufik didampingi Kabid  Pemasaran dan sejumlah staf. (UA) *

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
22 Desember 2016 | 08:36:00
30 Stand Bazzar Ramaikan Salimah Expo 2016 Di Mesjid Pusdai
BANDUNG,  Sebanyak 30 stand bazzar ramaikan pergelaran Salimah Expo 2016 di Mesjid Pusdai Bandun, 21-23 Desember 2016. Acara yang digelar selama 3 hari tersebut diisi dengan berbagai acara menarik seperti seminar, talkshow, worksh...
16 Maret 2019 | 01:58:00
Politikus yang Berurusan dengan KPK Mencapai 344 Orang
BANDUNG.- Jumlah pelaku korupsi yang menduduki  jabatan politik yang sudah ditangani KPK sampai saat ini mencapai 344 orang. Mereka terdiri dari 70 anggota  DPR, 195 anggota DPRD, 108 kepala daerah, dan satu or...
mobile bandungupdate.com
facebook bandungupdate.com twitter bandungupdate.com rss bandungupdate.com